ucapan selamat datang.....

Wilujeng Sumping.... ^_^

Jumat, 14 Oktober 2011

PRAMUKA SEBAGAI SALAH SATU SARANA GUNA MELAHIRKAN BIBIT UNGGUL TUNAS BANGSA


Semua pergerakan dan perubahan di Indonesia bahkan di dunia, di awali oleh para pemuda. Dari peristiwa sumpah pemuda, memperjuangkan kemerdekaan RI, sampai Reformasi, semuanya di pelopori oleh para pemuda. Lalu apa yang akan terjadi apabila para pemuda di suatu Negara tidak lagi memikirkan nasib bangsanya, mereka hanya asik dengan dunianya yang mulai terpengaruhi budaya–budaya asing(seperti narkoba dan pergaulan bebas). Sungguh sangat ironis, padahal masa depan suatu bangsa ditentukan oleh generasi muda bangsa tersebut.
Dalam sebuah website sebuah organisasi menyatakan bahwa “Gerakan Pramuka sebagai Wadah pilihan utama dan solusi handal masalah-masalah kaum muda.” Pernyataan tersebut memang bukan tanpa alasan, sebagaimana yang diketahui di dalam gerakan kepramukaan mencakup semua aspek kehidupan. Namun tidak semua orang menyadari akan hal tersebut, bahkan banyak yang tidak tahu apa itu pramuka.
Gerakan Pramuka yaitu gerakan kepanduan Praja Muda Karana (Pasal 1(1) Anggaran Dasar Gerakan Pramuka). Praja Muda Karana bisa diartikan orang muda yang suka berkarya. Pramuka itu sendiri ialah suatu organisasi pendidikan non-formal di luar sekolah yang keanggotaannya bersifat sukarela tanpa membedakan suku bangsa, ras dan agama. Di dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka jelas tercantum bahwa tugas pokok gerakan pramuka ialah  menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik. Sedangkan tujuan dari gerakan pramuka menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka pada intinya ialah untuk mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan mental, moral, spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisiknya sehingga menjadi manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti.
Organisasi kepramukaan mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakan kepramukaan  dengan pendidikan lainya, yaitu adanya Prinsip Dasar dan Metode kepramukaan. Prinsip dasar itu  meliputi nilai dan norma dalam seluruh anggota gerakan pramuka. Salah satu unsur dari metode kepramukaan dan alat dari pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan itu ialah adanya kode kehormatan Pramuka yang terdiri atas janji  disebut Satya dan ketentuan moral disebut darma. Ketentuan (darma) ini mendorong anggota Gerakan Pramuka menemukan, menghayati, mematuhi sistem nilai yang dimiliki masyarakat dimana ia hidup dan menjadi anggota. Dan secara garis besar meliputi semua aspek kehidupan manusia sebagai makhluk Tuhan YME, makhluk sosial dan sebagai pribadinya sendiri. Adapun ketentuan moral untuk anggota Penggalang,Penegak dan Pandega disebut dasadarma karena terdiri dari 10 butir. Berikut ini merupakan ke-10 butir isi dasadarma beserta maknanya:
1.      Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Sebagai
pribadi yang lemah dan makhluk ciptaan Tuhan YME, harus senantiasa  menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Contohnya, sebagai muslim, harus senantiasa mendirikan solat 5 waktu, membaca Alquran, puasa, dan lain-lain.
2.      Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Sebagai makhluk sosial, harus senantiasa saling menyayangi antar sesama umat manusia dan harus mencintai lingkungan sekitar. Contohnya, melindungi teman yang lemah, melestarikan sumber daya alam di sekitar, tidak mengeksploitasi hutan berlebih,mereboisasi hutan gundul, dan lain-lain.
3.      Patriot yang sopan dan ksatria. Negara ini menganut budaya timur, dimana kesopanan masih sangat diperhatikan. Jadi, Tindak-tanduk dalam
bersikap dan bertutur kata mesti diperhatikan. Kesopanan melambangkan
pribadi seseorang di tengah-tengah pergaulan dalam masyarakat. Disini juga dituntut untuk menjadi pribadi yang tangguh dan pemberani.   Contoh : menghormati orang tua, membantu dan membela yang lemah dan yang benar.
4.      Patuh dan suka bermusyawarah. Semua anggota pramuka diharapkan patuh dan mentaati semua peraturan yang ada dan mengutamakan system musyawarah untuk mufakat dalam setiasp menyelesaikan masalah atau dalam pengambilan keputusan. Contoh : mentaati peraturan lalu lintas, menghargai dan menerima pendapat yang orang lain, dan lain-lain.
5.      Rela menolong dan tabah. Semua anggota pramuka diharapkan dapat menolong siapapun, kapanpun, dan dimanapun mereka dibutuhkan dengan hati yang ikhlas dan tanpa pamrih. Selain itu mereka harus tabah dalam menghadapi semua tantangan hidup yang ada didepannya. Contoh : membantu menyebarang jalan untuk orang tua, penuh semangat, selalu berjuang dan bertawakal kepada-Nya dalam menjalani hidup.
6.      Rajin, terampil, dan gembira. Semua anggota Pramuka
harus rajin dalam melakukan sesuatu yang positif. Tidak hanya dalam kegiatan kepramukaan tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam melaksanakan kegiatan itu pun harus dilaksanakan dengan senang dan gembira. Contoh yang paling sederhana ialah rajin membantu ibu dirumah, rajin membaca, dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki.
7.      Hemat, cermat, dan bersahaja. Semua anggota pramuka harus hidup hemat, tidak menghambur-hamburkan uang dan tidak berhura-hura untuk kepentingan sesaat. Selain itu, Pramuka harus
cermat dalam pengeluaran uang, membeli segala sesuatu harus sesuai dengan prioritas dan kebutuhan. Dan  meskipun
 kaya, seorang Pramuka jangan sombong dan
angkuh, melainkan harus bersahaja dalam bergaul.
8.      Disiplin, berani, dan setia. Semua anggota Pramuka
harus mampu mentaati peraturan, mengatur waktu dan mengendalikan diri. Dengan demikian maka hidup tak akan
percuma, tetapi akan berguna dalam mencapai cita-cita. Selain itu Pramuka harus berani karena benar, tetapi takut karena salah. Jangan berani karena kesalahan, beranilah karena kebenaran. Dan Pramuka harus setia terhadap janji setianya karena itulah nilai-nilai luhur pribadi manusia.
9.      Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Setiap anggota Pramuka harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah
ia perbuat, dan dapat memegang amanah yang telah dipercayakan kepadanya.
10.  Suci dalam pikiran, perkataan, dan
perbuatan.
Semua anggota pramuka diharapkan selalu berpikir jernih sehingga perkataannya selalu baik dan tidak menyinggung orang lain dan sebagai implementasi dari pikiran dan perkataan yang suci ialah lahirnya perbuatan yang benar dan baik.
Setelah membaca dan memahami butir demi butir dari dasadarma  ,  gerakan pramuka memang bisa menjadi solusi bagi masalah-masalah kaum muda karena di dalamnya meliputi semua aspek kehidupan dimulai manusia sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, dan makhluk Pribadi. Hal itu akan terwujud apabila semua kaum muda bisa mengimplementasikan makna dasadarma tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi ironisnya sekarang banyak anggota pramuka yang hanya mengetahui dan hafal butir-butir dasadarma tersebut tanpa mengetahui apa maknanya,bahkan hanya organ fisiknya saja yang mengenakan pakaian pramuka tetapi perilakunya tidak mencerminkan sebagai pramuka, cikal bakal generasi penerus bangsa. Dikarenakan hal-hal diatas, sekarang ini tidak banyak yang bisa diterapkan ke dalam kehidupannya dan banyaknya kaum muda yang terjun ke dunia yang tidak diperkenankan untuk mereka seperti halnya menggunakan obat-obatan terlarang,pergaulan bebas,dsb. Dalam ruang lingkup kepramukaan, untuk mengatasi hal diatas ialah tugas anggota dewasa (Pembina pramuka, pelatih Pembina pramuka) untuk memberikan pemahaman tentang makna dari dasadarma kepada anggota muda ( Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega) agar mereka tidak hanya mengetahui butir dasadarma tetapi juga dapat memahami dan mengimplementasikan apa yang terkandung di dalamnya ke dalam kehidupan sehari – hari, dengan kata lain perilakunya merupakan cerminan dari dasadarma pramuka. Hal ini bisa dilakukan dengan metode latihan yang tidak hanya memberitahukan kesepuluh butir dasadarma, tetapi harus dibarengi pemberian pemahaman dan pembentukan pola pikir agar perilakunya mencerminkan anggota pramuka sebagai bibit unggul tunas bangsa. Dengan demikian tugas pokok dan tujuan gerakan pramuka di atas dapat tercapai. Maka dari itu jika semua anggota pramuka dapat memahami dan mengamalkannya maka insyaallah ia akan menjadi pribadi yang tangguh, bermanfaat bagi bangsa dan negara, dan menjadi generasi penerus bangsa yang selama ini diharapkan dan dibutuhkan oleh Negara  untuk kemajuan bangsa ini.
Jadi, yang sekarang menjadi tugas ialah bagaimana caranya agar perilaku semua anggota Pramuka mencerminkan kesepuluh butir dasadarma dan bagaimana mempramukakan Indonesia. Mempramukakan disini bukan berarti semua para pelajar dan pemuda ikut berpakain coklat tua coklat muda dan berdasi merah putih, tetapi yang dimaksud ialah bagaimana caranya agar para generasi muda bisa menjadi cerminan dari 10 butir dasadarma. Sehingga dapat menjadi pribadi yang beragama, berwatak, berbudi dan berilmu. Selain itu bisa menjadi tunas-tunas bangsa yang berbibit unggul dan menjadi cikal bakal calon pemimpin  Negeri yang akan membawa perubahan kearah yang lebih baik.

1 komentar:

  1. TINY ITY IS THE GOLDEN TINY TINY TINY TINY TIPS
    TINY ITY IS THE GOLDEN TINY TINY TINY titanium nitride coating service near me TIPS! This product is 출장샵 from Solingen, Germany and is part titanium linear compensator of TINY babyliss pro titanium TINY TINY TIPS. ford escape titanium You can order it online from

    BalasHapus